Begitu banyak pemikiran yang terus berkembang dan silih berganti sesuai dengan permasalahan-permasalahan yang terjadi dalam setiap kehidupan bermasyarakat. Tidak terkecuali dalam bidang pendidikan, khususnya pendidikan luar sekolah.
Selama ini, pemikiran-pemikiran maupun diskusi-diskusi yang ada lebih terfokus kepada pendidikan formal atau sekolah. Adapun pemikiran-pemikiran serta diskusi-diskusi pendidikan luar sekolah sendiri sepertinya senyap tak terdengar. Padahal, pendidikan luar sekolah sangat penting dalam membangun seorang anak manusia agar dapat menjadi manusia yang peduli, mandiri, berpendirian dan bertanggungjawab.
Seringkali seorang anak ketika ingin aktif dalam suatu organisasi pendidikan yang berada dilingkungan sekolah atau tempat tinggalnya dihalang-halangi niatnya. Orang tua lebih menyukai anaknya hanya berkutat dengan bimbingan belajar daripada anaknya aktif di Gerakan Pramuka, misalkan. Padahal apa yang diajarkan pada bimbingan belajar sudah mereka dapatkan di sekolah mereka. Dan mungkin contoh lain yang bersifat kasuistik maupun menggejala.
Namun, banyak pula anak-anak, remaja dan pemuda yang salah arah dalam mendapatkan lingkungan mereka bersosialisasi. Akibatnya, mereka pun terjerumus dalam lingkungan narkoba, seks bebas, dan hal-hal negatif lainnya.
Pada dasarnya antara pendidikan formal, luar sekolah maupun keluarga seharusnya dapat bersinergi sehingga seorang anak manusia dapat secara optimal mengembangkan dirinya. Untuk itulah, diskusi-diskusi dan kajian-kajian mengenai pendidikan luar sekolah sudah saatnya terus dikembangkan dan terpublikasikan dengan baik sebagai upaya meningkatkan kualitas hidup manusia.
Oleh karena itulah, dalam upaya membangun dan menyalurkan ide-ide dan pemikiran-pemikiran yang berkaitan dengan pendidikan luar sekolah, maka dibentuklah “KOMUNITAS 14”.
Selama ini, pemikiran-pemikiran maupun diskusi-diskusi yang ada lebih terfokus kepada pendidikan formal atau sekolah. Adapun pemikiran-pemikiran serta diskusi-diskusi pendidikan luar sekolah sendiri sepertinya senyap tak terdengar. Padahal, pendidikan luar sekolah sangat penting dalam membangun seorang anak manusia agar dapat menjadi manusia yang peduli, mandiri, berpendirian dan bertanggungjawab.
Seringkali seorang anak ketika ingin aktif dalam suatu organisasi pendidikan yang berada dilingkungan sekolah atau tempat tinggalnya dihalang-halangi niatnya. Orang tua lebih menyukai anaknya hanya berkutat dengan bimbingan belajar daripada anaknya aktif di Gerakan Pramuka, misalkan. Padahal apa yang diajarkan pada bimbingan belajar sudah mereka dapatkan di sekolah mereka. Dan mungkin contoh lain yang bersifat kasuistik maupun menggejala.
Namun, banyak pula anak-anak, remaja dan pemuda yang salah arah dalam mendapatkan lingkungan mereka bersosialisasi. Akibatnya, mereka pun terjerumus dalam lingkungan narkoba, seks bebas, dan hal-hal negatif lainnya.
Pada dasarnya antara pendidikan formal, luar sekolah maupun keluarga seharusnya dapat bersinergi sehingga seorang anak manusia dapat secara optimal mengembangkan dirinya. Untuk itulah, diskusi-diskusi dan kajian-kajian mengenai pendidikan luar sekolah sudah saatnya terus dikembangkan dan terpublikasikan dengan baik sebagai upaya meningkatkan kualitas hidup manusia.
Oleh karena itulah, dalam upaya membangun dan menyalurkan ide-ide dan pemikiran-pemikiran yang berkaitan dengan pendidikan luar sekolah, maka dibentuklah “KOMUNITAS 14”.
No comments:
Post a Comment